Sunday, April 5, 2020

Menguji Klaim Khasiat Jamu Penangkal Corona

BUNDABAGIKAN - Sejak wabah virus corona menyerang, segala produk dengan klaim pencegahan dan penyembuhan mendadak laris manis di pasaran, tak terkecuali ragam rempah nusantara seperti jahe, kunyit, dan temulawak. Mereka dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa menangkal transmisi virus corona.
Mari menguji klaim kesehatan dari bahan-bahan yang menjadi daya pikat di masa kolonialisme tersebut.

Sebelum membahas kandungan dalam jahe dan tanaman rimpang lainnya, sebaiknya kita lebih dulu memahami sistem kerja imun. Tubuh manusia dan hewan memiliki mekanisme unik untuk menangkal berbagai patogen berbahaya seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit. Mekanisme “penjaga gerbang” dari sistem kekebalan tubuh itu ditemukan oleh Bruce Beutler dan Jules Hoffmann.
Medan Peperangan antara Virus dan Imun
Mereka mengungkapkan bahwa respon imun punya fase bawaan dan adaptif untuk menangkal patogen. Seperti dilansir dari laman Nature, patogen menginvasi tubuh lewat luka terbuka atau mukosa. Karenanya untuk mencegah penularan COVID-19, kita diminta rajin mencuci tangan dan menghindari memegang wajah.

Sebab tangan yang terkontaminasi virus bisa saja menjadi media penularan ketika menyentuh mata, hidung, atau mulut. Ketika sudah masuk ke dalam tubuh, patogen akan memperbanyak diri dan memiliki misi untuk merusak sel dalam tubuh, alias membikin penyakit. Tapi, perjalanan mereka mencapai tahap ini tidaklah mudah.

Patogen akan dihadang oleh makrofag (sel pada jaringan di darah putih) sebagai garda depan penjaga tubuh. Perang antar keduanya akan mengundang bala bantuan dari sela lain pada jaringan darah putih, bernama neutrofil. Tentara layer kedua ini bertugas mencegah patogen membuat kerusakan lebih lanjut seperti infeksi dan penyakit.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Menguji Klaim Khasiat Jamu Penangkal Corona

0 comments:

Post a Comment